Rabu, 30 Maret 2011

Dasar-dasar dalam Statistika

Setelah kita mengetahui apa dan kegunaan dari ilmu statistika, selanjutnya peneliti diharuskan memahami komponen dasar dalam statistika yakni populasi dan sampel. Karena untuk analisis selanjutnya, kedua komponen inilah yang akan terus digunakan.

Populasi adalah totalitas semua nilai yang mungkin baik hasil menghitung maupun hasil pengukuran kuantitatif atau kualitatif dan pada karasteristik tertentu mengenai sekumpulan obyek yang lengkap. Berdasarkan banyaknya sumber data populasi terbagi menjadi dua yakni:
  1. Populasi terbatas yaitu populasi yang mempunyai sumber data terbatas dan dapat dihitung jumlahnya. Contoh Populasi Mahasiswa Statistika UNPAD angkatan 2001.
  2. Populasi tidak terbatas yaitu populasi yang mempunyai sumber data yang jumlahnya tidak dapat dihitung. Contoh Jumlah kerikil di Gunung Merapi.
Meskipun terdapat populasi yang terbatas, terkadang peneliti tidak bisa melakukan penelitian pada satu populasi keseluruhan. Hal ini disebabkan oleh pertimbangan biaya, waktu, dan efisiensi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diambil dari populasi beberapa objek yang dianggap mewakili populasi. Objek yang terambil inilah yang dikenal dengan istilah Sampel, sedangkan proses pengambilan objek tersebut dikenal dengan nama Sampling.

Dari populasi ini kita dapatkan nilai-nilai seperti rata-rata dan standar deviasi. Apabila kedua nilai ini diambil langsung dari populasi maka disebut dengan parameter, sedangkan bila kedua nilai ini diambil dari sampel maka disebut dengan statistik. Untuk membedakan kedua istilah ini (parameter dan statistik) para ahli membedakan simbol yang digunakan. Untuk rata-rata populasi digunakan ยต (baca: miu), sedangkan dalam sampel digunakan (baca: x-bar)


Daftar Pustaka:

Sudjana. 1996. Metode Statistika Edisi Ke-6. Penerbit Tarsito Bandung. Bandung

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar